Jalanan telah basah dan lampu-lampu jalan masih bersinar temaram. Rok yang kupakai ini begitu mini. Begitu juga dengan stocking yang kugunakan dan sepatu hak tinggi ini seperti sedang berusaha membunuhku. Sudah dua bungkus rokok kuhabiskan. Satu malam yang sangat panjang, tapi aku masih punya waktu. Seorang laki-laki mengendarai mobil terlihat seperti baru keluar dari kehidupannya yang lain dan sedang pulang menemui istrinya. Dia melewatiku, melambat dan melihat namun kembali menancapkan gas mobilnya.
Aku telah belajar untuk membaca mereka seperti buku. Memang saat ini sudah 30 puluh menit dari jam sepuluh namun mereka biasanya pasti kembali. Tidak lama kemudian dari ujung jalan, sebuah sinar terpantul di sepanjang jalanan yang basah ini. Aku melihat untuk memastikan bahwa sinar itu bukan matahari pagi. Aku mengerlingkan mataku, tersenyum dan melambaikan tanganku. Dia berhenti, kelihatannya dia mengerti. Sebuah transaksi kecil harus kita lewati. Aku berkata kepadanya bahwa hatiku akan tersakiti jika dia seorang yang pelit dan tidak dermawan. Kemudian aku melangkah memasuki mobilnya.
Aku berjalan di jalanan ini untuk uang. Ini bisnis cinta. Sayang..! ayolah, jangan biarkan aku kesepian. Jangan biarkan aku sedih. Aku akan menjadi 5 menit terindah yang pernah kau rasakan.
Orang bilang pertama kali hal ini adalah suatu trik yang paling sulit. Tapi setelah itu semuanya berlangsung logis. Mereka punya duit, aku punya waktu. Menjadi cantik adalah satu-satunya kejahatan yang kumiliki. Jika Anda bertanya, masa depan apa yang aku cari, aku akan menjawab bahwa itu benar-benar terserah padaku. I don’t need forgiving, I’m just making living..!
Buat orang-orang yang sibuk memperhatikan siapa diriku, perlu kukatakan bahwa aku sadar semua ini tidak pernah kurencanakan. Jadi, jangan menghakimiku. Kau bisa saja menjadi seperti diriku dalam kehidupan lain atau dalam rangkaian situasi yang lain. Jangan pernah menghakimiku. Satu malam lagi. Aku hanya harus menggunakan kesempatanku. Bagaimana selanjutnya nanti, kita lihat saja besok…
No comments:
Post a Comment