Total Pageviews

Thursday, January 27, 2011

Ice Age 4...The Continental Drift

Masalah-masalah yang berkaitan dengan pergerakan lempeng tektonik adalah hal yang saya sukai saat ini. Mungkin sebabnya adalah karena begitu banyaknya bencana alam yang terjadi di Indonesia. Awal ketertarikan saya bisa saja ketika bencana gempa dan Tsunami  melanda Aceh dan Nias tahun 2004 yang lalu.
Dari sekian banyak informasi yang saya baca termasuk salah satunya dari buku Simon Winchester berjudul Krakatoa, saya mengambil kesimpulan bahwa Indonesia adalah tempat yang berbahaya di dunia. Negara kita terletak pada lempeng Eurasia yang dari jaman dahulu tertekan terus menerus oleh lempeng Australia. Lebih parahnya lagi ketika lempeng Australia tersubduksi maka hal ini menyebabkan tekanan terhadap magma pada lempeng Eurasia terutama di wilayah pinggiran lempeng akan meningkat. Tentu saja wilayah pinggiran lempeng ini adalah Indonesia, yakni Sumatera dan Jawa. Sebagaimana yang kita ketahui, hal inilah yang menjelaskan mengapa bencana-bencana terbesar di dunia seperti gempa dan erupsi gunung berapi terjadi di Indonesia seperti erupsi gunung Toba, Tambora, Krakatau, tsunami Aceh dan Nias dan lain-lain.
Mengetahui hal ini adalah sesuatu yang menarik bagi saya walaupun saya tidak memiliki latar belakang ilmu geologi. Lebih jauh, ketertarikan saya pada masalah-masalah lempeng tektonik mungkin saja terjadi karena saya sangat suka mencari tahu tentang apa yang telah terjadi dulunya di dunia. Siapa saja yang telah hidup dan bagaimana rupa dunia dulunya saat masih sunyi dari peradaban. Ketika dunia masih sepi dari kekacauan politik, polusi dan korupsi.
Saya suka segala sesuatu yang berhubungan dengan alam semesta ini. Kekaguman saya ini seperti menggambarkan sesuatu yang selalu saya cari. Sesuatu yang berada pada masa lalu. Saya tidak begitu tahu apa yang saya cari-cari itu. Saya juga tidak yakin apakah ini hanya kerinduan saya terhadap masa lalu ketika kedua orang tua saya masih ada. Mungkin saja ini disebabkan karena penyesalan bahwa saya tidak pernah mensyukuri setiap waktu keberadaan orang tua saya saat itu dan saya memang belum mengerti bagaimana menjelaskan apa yang saya cari. Yang jelas ketertarikan saya ini menggambarkan sebuah kerinduan. Tetapi saya tidak bisa memahami dengan begitu yakin kerinduan tentang apa.
Saya juga sadar bahwa dunia telah berubah bentuk. Benua-benua telah bergeser dari tempat mereka semula seperti yang dijelaskan pada Teori Tektonik Lempeng dan yang juga menyimpulkan bahwa perubahan tersebut akan terus terjadi sampai kapanpun.
Seperti juga kehidupan. Kehidupan akan selalu bergeser. Kehidupan akan selalu berpindah dari tempatnya pertama-tama sekali. Ini berarti saya harus menerima setiap perubahan yang terjadi di dalam hidup saya. Saat-saat indah di masa lalu tidak akan pernah bisa saya dapatkan kembali saat ini. Jadi berusaha untuk mendapatkan saat-saat indah itu kembali adalah sesuatu yang harus saya hentikan saat ini. Sebab sebagaimana benua. kehidupan saya telah bergeser dan tidak akan pernah kembali ke tempatnya semula.
Sekarang saatnya bagi saya untuk menciptakan saat-saat indah yang baru atau mensyukuri semua keadaan, situasi dan orang-orang yang masih bersama saya saat ini. Saya harus melakukannya karena saya sadar mereka akan bergeser, bergerak atau berpindah dan tidak akan pernah kembali lagi. Dan saat nantinya ketika mereka telah berpindah, saya yakin bahwa saya akan mengalami kerinduan yang mendalam. Atau mungkin saja sebaliknya ketika saya yang akan bergeser, menjauh dan berpindah dan tetap saja saya akan menyesali ketidakmampuan saya mensyukuri semuanya.
Saat ini mensyukuri semua perbahan dan pergeseran hidup adalah pilihan terbaik yang bisa dilakukan oleh manusia. The Continental Drift adalah sequel ke empat dari film Ice Age yang kabarnya akan dirilis di bulan Juli 2011. Saya suka film ini.

No comments: